5 Jenis Pohon yang Memiliki Manfaat Besar & Penting di Karanganyar

Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dikenal memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Berada di kaki Gunung Lawu, wilayah ini memiliki iklim sejuk dan tanah subur yang mendukung pertumbuhan beragam jenis flora. Di antara berbagai vegetasi tersebut, ada sejumlah pohon lokal yang memiliki nilai ekologis tinggi, berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, konservasi air, dan penyerapan karbon.

Berikut lima jenis pohon lokal yang tumbuh di kawasan Karanganyar dan memiliki manfaat besar bagi lingkungan:

1.⁠ ⁠Pohon Beringin (Ficus benjamina)

Dikenal sebagai simbol keseimbangan dan perlindungan alam. Dengan akar gantungnya yang besar, beringin mampu menyerap air dalam jumlah banyak dan mencegah erosi tanah di daerah perbukitan. Selain itu, kanopi lebatnya berfungsi sebagai peneduh alami dan penyerap karbon dioksida (CO₂), membantu menurunkan suhu udara sekitar. Di beberapa desa di Karanganyar, beringin sering dijadikan pohon pelindung di area publik seperti lapangan dan jalan utama.

2.⁠ ⁠Pohon Mahoni (Swietenia macrophylla)

Pohon ini banyak ditemukan di lereng Gunung Lawu dan wilayah hutan rakyat Karanganyar. Mahoni dikenal mampu menyerap polutan udara dan menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. Daunnya yang rimbun juga efektif meredam kebisingan dan menjaga kelembapan udara.
Selain manfaat ekologis, kayu mahoni sering digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat sebagai bahan industri kreatif dan mebel.

3. Pohon Trembesi (Samanea saman)

Pohon trembesi atau dikenal juga sebagai rain tree merupakan salah satu jenis pohon dengan kemampuan penyerapan karbon tertinggi di dunia. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), satu pohon trembesi dewasa dapat menyerap hingga 28,5 ton CO₂ per tahun. Tidak heran, trembesi kerap ditanam di sepanjang jalan raya Karanganyar – Tawangmangu sebagai pohon pelindung. Tajuknya yang sangat lebar juga memberi keteduhan alami bagi pengguna jalan.

4. Pohon Sengon (Paraserianthes falcataria)

Sengon merupakan pohon cepat tumbuh yang banyak dibudidayakan oleh petani hutan rakyat di Karanganyar. Selain bernilai ekonomi, sengon juga berfungsi ekologis karena meningkatkan kesuburan tanah. Akar pohon sengon memiliki kemampuan mengikat nitrogen dari udara ke dalam tanah, menjadikannya tanaman ideal untuk menjaga keseimbangan unsur hara.

5. Pohon Gayam (Inocarpus fagifer)

Merupakan spesies lokal Jawa yang kini mulai langka. Pohon ini sangat adaptif terhadap kondisi tanah lembap dan berperan penting dalam konservasi sumber air. Daun dan buah gayam juga dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat sekitar, sementara batangnya digunakan untuk reboisasi daerah aliran sungai (DAS).

Keberadaan pohon-pohon lokal di Karanganyar bukan hanya memperindah pemandangan, tapi juga menjaga keseimbangan ekologis yang menjadi penopang kehidupan manusia. Dengan menjaga dan menanam kembali pohon-pohon tersebut, kita turut berkontribusi terhadap pelestarian alam dan pencegahan pemanasan global. Kamu juga bisa melihat lebih dekat berbagai jenis tanaman dan pohon lokal, dengan berkunjung ke Kebun Hanoman di Karanganyar!

Di sini, kamu bisa menikmati keindahan alam, mengenal ratusan jenis tanaman, dan belajar bagaimana menjaga bumi lewat langkah sederhana.
Temukan harmoni antara manusia dan alam di kebunhanoman.com

Referensi:

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Panduan Jenis Pohon Penyerapan Karbon dan Rehabilitasi Hutan, 2023.
World Agroforestry Centre (ICRAF), Local Tree Species for Sustainable Agroforestry in Indonesia, 2022.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Database Flora Lokal Indonesia, 2024.
Forest Digest, “Trembesi: Pohon Penyerap Karbon Terbaik,” 2023.

Dk Gerdu, Gedangan, Ngemplak, Kec. Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57791

Copyright © Kebun Hanoman 2025